MENYOAL: GERAKAN INDONESIA GEMAR MENGHAFAL (Metode Thaif Metode menghafal Alquran dari Kerajaan Arab Saudi)

Keutamaan seorang penghafal Al Qur’an begitu banyak di sisi Allah. Layaknya sebuah rembulan, ia nampak begitu elok dan terang benderang dibandingkan sekumpulan bintang di kegelapan malam. Ia menjadi manusia pilihan yang memiliki keutamaan-keutamaan khusus di sisi Sang Penciptanya. Al Qur’an akan mendatanginya dan menjadi syafaat baginya sebagaimana sabda Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam, “bacalah Al Qur’an, karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai syafa’at bagi shahibul Qur’an” (HR. Muslim)

Continue reading

Advertisements

Contoh Karya Tulis Program Kreatifitas Mahasiswa (Kewirausahaan-PKMK): “Kanse Ogi”

RINGKASAN

Kanse ogi (kanre santang ala bugis) adalah makanan khas bugis yang berada di Sulawesi Selatan. Ide usaha ini muncul karena masyarakat Makassar tidak melihat peluang untuk menjadi kanse ini sebagai peluang usaha yang menghasilkan profit yang besar. Oleh karena itu, proses pengolahan beras menjadi produk seperti kanse yang cukup sederhana kami tangkap sebagi potensi peluang usaha yang benilai profit tinggi sekaligus sebagai industri rumah tangga yang memiliki nilai gizi tinggi. Ada empat tahap dalam melaksanakan ide usaha ini yaitu: tahap persiapan; promosi usaha; pelaksanaan usaha; dan penyusunan laporan. Melihat presentase kelayakan usaha, maka usaha Kanse Ogi ini layak untuk dijalankan. Continue reading

Perbedaan Antara RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) Kurikulum 2006 dan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) Kurikulum 2013

Berikut adalah beberapa perbedaan antara RPP kurikulum 2006 dan RPP kurikulum 2013

  1. Pada identitas rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP), Kurikulum 2013 sudah tidak memasukkan lagi standar kompetensi (SK) seperti yang ada pada  kurikulum 2006.
  2. Adanya tambahan item tema dan subtema pada identitas RPP.
  3. Pada Kurikulum 2006, kompetensi dasar (KD) dan indicator berdiri sendiri. Sedangkan pada kurikulum 2013, KD digabung dengan indicator.
  4. KD, indicator, dan tujuan pembelajaran dimodifikasi dala kurikulum baru sehingga ketiganya juga terkait dengan pencapaian peserta didik dalam hal karakter.
  5. Dalam hal langkah-langkah pembelajaran pun juga terjadi modifikasi dalam kurikulum 2013. Kegiatan awal, inti, dan akhir semuanya dimasukkan elemen-elemen karakter. Khusus pada kegiatan ini, dalam kurikulum 2006 terbagi atas tiga tahap, yaitu eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi. Sedangkan pada kurikulum baru terbagi menjadi mengamati, menanya, menalar, mencoba, dan membentuk jejaring yang bermula dari pedekatan saintifik (ilmiah) dan kontekstual sebagai sarana untuk memeroleh kemampuan kreatifitas siswa.
  6. Pada lembar penilaian. Kurikulum 2013 mencantumkan khusus item lembar pengamatan sikap pada bentuk instrumennya dan juga pengamtan sikap sebagai bentuknya tidak seperti kurikulum lama yang mencampurnya dalam penilaian proses dan hasil. Ini adalah realisasi kurikulum baru yang menekankan pendidikan akhlak (karakter) sehingga teknik penilaian dan bentuk instrumen mengalami modifikasi sehingga dapat mengembangkan dan/atau mengukur perkembangan karakter
  7. Dll.

Continue reading

KEBUTUHAN REMAJA DAN PEMENUHANNYA

  • A.    KEBUTUHAN REMAJA

1.      Teori Kebutuhan Individu

Sebagaimana telah diuraikan pada bab dua bahwa individu adalah pribadi yang utuh dan kompleks. Kekompleksan tersebut dikaitkan dengan kedudukanya sebagai makhluk individu dan mahluk sosial. Oleh karena itu, disamping individu harus memahami dirinya, ia juga harus memahami orag lain dan memahami kehidupan bersama di dalam masyarakat, memahami lingkungan, serta memahami pula bahwa ia adalah makhluk Tuhan. Sebagai makhluk psiko-fisis manusia memiliki kebutuhan-kebutuhan fisik dan psikologi, dan sebagai makhluk individu dan makhluk sosial, manusia mempunyai kebutuhan individu (yang juga dikenal sebagai kebutuhan pribadi) dan kebutuhan sosial kemasyarakatan. Dengan demikian maka setiap individu tentu memiliki kebutuhan, karena ia tumbuh dan berkembang untuk mencapi kondisi fisik dan sosio-psikologi yang lebih sempurna dalam kehidupanya. Continue reading

PENGANTAR LINGUISTIK: PARADIGMA-PARADIGMA BAHASA

taufiqakbarsnotes.blogspot.com

taufiqakbarsnotes.blogspot.com

Pendahuluan

Dalam ilmu bahasa, terdapat beberapa paradigma-paradigma yang di susun untuk memudahkan pembahasan tentang linguistik umum (general linguistik, yaitu ilmu bahasa secara umum) yang di minati bahasa umat manusia dan berkadar semesta ( universal). Adapun yang sering dijadikan dasar kajian ilmu bahasa oleh para linguis adalah: 1) langue-parole. 2) signifie-signifiant. 3) relasi sintagmatik dan paradigmatik. 4) kompetensi dan performansi. Continue reading

ROLE PLAYING SEBAGAI SALAH SATU MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF BAHASA DAN SASTRA

I.            PENDAHULUAN

            Sebagai seorang guru, guru haru jelih melihat keadaaan para siswa-siswanya baik di dalam pembelajaran atau pun diluar pembelajaran. Begitu pula ketika proses belajar-mengajar di mulai, guru harus mampu menyusun strategi pembelajaran yang ampuh untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah direncanakan.   Seorang guru tidak selayaknya masuk ke dalam kelas dan mengajar seadanya tanpa persiapan sama sekali. Karena setiap bahan pembelajaran butuh strategi yang dijabarkan lewat model pembelajaran agar sbsatnsi pembelajaran tercapai secara maksimal. Continue reading

PERANAN LINGKUNGAN DALAM PEMBELAJARAN BAHASA KEDUA

I.            PENDAHULUAN

            Di dalam kehidupan bermasyarakat, manusia memiliki banyak sarana yang dapat digunakan untuk saling berkomunikasi. Namun, tampaknya hanyalah bahasa  yang merupakan alat komunikasi yang paling baik dan paling sempurna dibandingkan dengan alat komunikasi lainnya. Termasuk juga alat komunikasi yang digunakan oleh para hewan, bahasa yang digunakan manusia jauh lebih unggul (Chaer, 2010: 11). Oleh karena itu, bahasa benar-benar menjadi sebuah sarana yang digunakan sebagai alat komunikasi atau alat interaksi yang hanya dimiliki manusia dengan begitu sempura dan hal itu patut untuk disyukuri. Continue reading