Contoh Essai: Kampus Sebagai Institusi Pendidikan Untuk Membangun Kesadaran Kritis dan Berpikir Kreatif

kampus

winartobm90.wordpress.com

         Mahasiswa adalah suatu elemen yang komplit dan unik di dalam masyarakat. Mereka adalah calon-calon pemimpin mudah yang siap menggantikan pemimpin yang sudah senja, baik dalam usia dan kemampuan. Mereka adalah agen-agen perubahan bagi suatu negara untuk beralih dari suatu keadaan yang buruk berubah menjadi suatu keadaan yang diimpikan bersama. Mereka pula adalah sebuah golongan patrol yang mengontrol kehidupan sosial masyarakat yang tanggap dalam isu-isu masyarakat. Itulah sejatinya mahasiswa yang ideal.

Dinamika Kampus

Banyak cara yang dilakukan oleh mahasiswa untuk menunjukkan aspirasinya. Hal-hal yang ditempuh pun beragam dan terkadang menimbulkan konflik dengan elemen yang lain. Teknik lobi dan aksi demostrasi merupakan contoh sarana yang digunakan mahasiswa untuk mengungkapkan ide, rasa, dan gagasannya kepada birokrasi baik birokrasi kampus maupun birokrasi negara. Terkadang apa yang dilakukan berhasil dan disanjung masyarakat. Tak jarang pula hasilnya begitu negatif dan hanya menyisakan cemooh. Pergerakan mahasiswa kebanyakan bermula dari hiruk pikuk kehidupan kampus. Beranjak dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) bahwa kampus adalah daerah lingkungan bangunan utama perguruan tinggi (universitas, akademi) tempat semua kegiatan belajar-mengajar dan administrasi berlangsung. Definisi kampus menurut KBBI tersebut belum bisa mewadahi fungsi kampus secara keseluruhan bagi pergerakan mahasiswa. Karena sesungguhnya kampus adalah wadah untuk membangun budaya pendidikan yang memanusiakan manusia. Ada beberapa pendapat yang menganggap bahwa kampus hanya sebagai tempat untuk mencari ilmu sesuai jurusan pilihan, lalu mendapatkan ijazah yang akan digunakan dalam melamar pekerjaan. Mereka disebut mahasiswa yang begitu memedulikan akademiknya. Namun ada pula pendapat yang menganggap kampus adalah wadah yang menampung berbagai lembaga kemahasiswaa (baca: organisasi) untuk mengembangkan diri sepuasnya dan menyalurkan aspirasi dari gagasan dan idenya hingga cenderung kurang memerahatikan akademiknya. Keduanya adalah pilihan, salah kalau meninjau di satu sisi dan benar kalau ditinjau dari sisi yang lain.

Peranan Kampus Aris Cemenua dalam tulisannya yang berjudul “Membangun Habitus Kampus Yang Kreatif dan Intelektualitas” menjabarkan bahwa fungsi kampus yaitu pertama, kampus sebagai wahana pendidikan. Kampus adalah tempat yang kondusif untuk belajar, menggali, dan membedah pengetahuan. Dengan berbagai fasilitas yang ada, hal ini sangat memudahkan mahasiswa untuk mencari pengetahuan yang diinginkannya. Kedua, kampus sebagai kreativitas dan intelektual. Kreativitas dan intelektualitas merupakan dua entitas yang menjadi basis mahasiswa dalam merambah hutan pengetahuan. Mahasiswa yang kreatif adalah mahasiswa yang sadar akan eksistensinya dan mau berinovasi. Mahasiswa yang intelek adalah mahasiswa yang kritis dalam menyikapi fenomena-fenomena yang ada dan menganalisisnya secara mendalam. Ketiga, kampus sebagai tempat mewujudkan semangat disiplin, kejuangan, dan kreatifitas. Disiplin dalam konteks ini mengacu pada sikap dan tindakan untuk mematuhi tata tertib atau aturan yang ada. Nilai-nilai kejuangan mencakup semangat yang bernyala-nyala untuk menuntut ilmu dan mengabdikan ilmu tersebut kepada masyarakat. Kreativitas berkaitan dengan inovasi, imajinasi, dan percaya diri. Mahasiswa yang kreatif adalah mahasiswa yang tahu dan sadar akan potensi yang dimiliki dan memanfaatkan sarana dan prasarana untuk mencoba hal-hal baru. Semangat disiplin, kejuangan, dan kreativitas merupakan elemen utama yang harus diamalkan mahasiswa. Semangat ini menjadi basis rasional yang menjadi panduan mahasiswa dalam mencari dan membedah pengetahuan. Keempat, kampus sebagai bagian dari tridarma perguruan tinggi. Tridharma perguruan tinggi: pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat merupakan entitas yang menjadi bagian integral dari kehidupan kampus, khususnya mahasiswa yang berperan sebagai subjek dan objek pendidikan. Beranjak dari pendapat Yuni Ambarsari dalam tulisannya yang berjudul “Membangun Pribadi Peserta Didik Sebagai Pribadi yang Kritis, Kreatif, dan Problem Solver”, dosen selaku pengampu ilmu di dalam kampus juga berperan dalam mengarahkan kampus sebagai institusi pendidikan untuk membangun kesadaran kritis dan berpikir kreatif. Pendekatan, strategi, metode, teknik/strategi, dan model pembelajaran harus dirancang sedemikian rupa oleh dosen untuk mengarahkan mahasiswa agar terbangun kesadaran kritis dan berpikir kreatif dalam memecahkan suatu masalah. Kampus pun juga menyediakan lembaga-lembaga kemahasiswaan mulai dari tingak Universitas hingga tingkat jurusan untuk mewadahi aspirasi, minat, dan bakat mahasiswa. Sebut saja di antaranya Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MAPERWA), Badan Eksekuti Mahasiswa (BEM), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). Kesemuanya adalah sarana-sarana yang mendukung kampus sebagai kampus sebagai institusi pendidikan untuk membangun kesadaran kritis dan berpikir kreatif bagi mahasiswa. Kampus hanyalah sebagai wasilah untuk mengembangkan akademik dan keorganisasian mahasiswa. Tak ada yang menyalahkan kampus ketika mahasiswa terlalu kritis menyampaikan aspirasinya hingga melahirkan demonstrasi yang berujung kekerasan fisik antara mereka denfan aparat keamanan. Kampus hanya alat untuk menyediakan manusia-manusia unggul untuk menajadi pemimpin minimal bagi dirinya sendiri. Ketika menggunakan kampus sebaik mungkin, maka mahasiswa yang dihasilkannya pun akan sangat baik tentunya. Dengannya pula, sistem pendidikan yang bertujuan memanusiakan manusia akan jalan dengan apa adanya. Mari pergunakan kampus dengan semestinya. Wallahu a’alam.

***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s